Membuat sebuah blog sama halnya
dengan membuat rumah. Pondasi, pemilihan bahan bangunan, dan penataan ruangan,
sangat menentukan keindahannya. Begitu pun dengan blog. Berbagai cara kita
lakukan guna mempercantik griya maya kita. Tetapi kadang tanpa sadar, kita
membuat rumah maya sendiri jadi tak menarik. Cantik tetapi tak menarik? Mengapa
demikian?
Monday, 7 March 2016
Ini Pentingnya Kekompakan dalam Mengasuh Anak
Pada dasarnya, anak belum
mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Sehingga mereka akan lebih
memilih pendapat yang sesuai dengan keinginannya. Sebagai contoh, Ani ingin
membeli es krim, tetapi dilarang oleh ibunya. Sang Ibu takut Ani batuk kalau
minum es. Namun sang Ayah membantah, katanya “Biarkan saja Ani beli es krim
sesekali, Bu.”. Dengan kondisi yang demikian, tentu Ani akan cenderung
mengikuti ucapan sang Ayah. Dampaknya, anak akan lebih menghargai salah satu
orang tuanya. Selain itu, perbedaan ini dapat membuat anak bingung, tidak dapat
mengambil keputusan yang bertanggung jawab, anak tak siap menerima akibat dari
tindakannya karena selalu ada pembenaran dan buah hati kita pun jadi
membangkang pada orang tua.
Thursday, 3 March 2016
Kiat Sukses Jadi Working at Home Moms Tanpa Asisten Rumah Tangga
Banyak ibu rumah tangga yang
ingin bekerja tanpa meninggalkan anak-anak mereka. Sehingga memilih untuk
melakukan pekerjaan dari rumah. Sebagai contoh adalah pelaku online shop dan
freelancer. Menjadi seorang ibu yang bekerja dari rumah tampaknya mudah dilakukan,
tetapi pada kenyataannya tidak semudah itu. Seorang ibu yang memilih bekerja
dari rumah pun dihadapkan pada tantangan tersendiri. Lalu, bagaimana supaya
bisa menjalankan pekerjaan dari rumah dengan baik dan menjadi working at home
moms yang sukses? Yuk, simak tipsnya!
Sunday, 28 February 2016
Kebersamaan dalam Satu Tampah Among-among
Mendengar nama “among-among” aku
seperti tersedot ke masa lampau, 19 tahun lalu. Ketika masih kanak-kanak,
tradisi tersebut begitu kental di desaku (Desa Candi, Karanganyar, Kebumen).
Bahkan hampir setiap minggu ada yang mengadakan tradisi yang telah membudaya
itu.
Friday, 26 February 2016
Martabak Tropica, Martabak Manis Paling Enak di Bandung (Kudapan Kaya Warna, Rasa Rupa-rupa)
![]() |
Sunday, 14 February 2016
Dia Peri Alpabet
Olin menyeka peluh yang meleleh di atas alisnya, sesekali memijat tangan
dan kakinya. Sebentar lagi akan ada kejuaraan taekwondo antar SMA dan Olin
terpilih untuk mewakili sekolahnya. Jadi, latihan ekstra ia lakoni. Olin
berjanji pada dirinya, akan melakukan yang terbaik agar hasil yang ia peroleh
juga baik dan dapat mengharumkan nama sekolahnya. Olin menerawang ke depan.
Rumah bercat hijau tosca di hadapannya sepi. Tiba-tiba ingatannya seperti
terbang. Insiden itu kembali mengusik sisi otak Olin. Ya, pertengkaran dirinya
dengan sang sahabat, Lia. Apa aku yang salah, ya? Apa aku harus minta maaf?
Batin Olin bergejolak.
“Huh, buat apa minta maaf! Dia saja
yang nggak mau ngaku kalau dirinya itu Peri Alpabet. Sok polos! Apa sih,
susahnya ngaku! Aku juga nggak akan minta apa-apa dari dia!” sontak kata-kata
itu keluar dari bibirnya. Hening. Memintal-mintal ujung jilbab putihnya.
Sejujurnya Olin masih bingung, harus percaya pada pengakuan Cecilia bahwa
dirinya bukan Peri Alpabet atau percaya pada apa yang ia lihat di rumah Cecilia.
Subscribe to:
Posts (Atom)


